BeritaBerita MelawiEdukasiImbauanPendidikanPolres MelawiWarta Melawi

Cegah Bullying hingga Balap Liar, Waka Polres Melawi Berikan Edukasi kepada Pelajar

34
×

Cegah Bullying hingga Balap Liar, Waka Polres Melawi Berikan Edukasi kepada Pelajar

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Melawi, Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., mengajak kalangan pelajar untuk lebih bijak menghadapi perkembangan teknologi, menjaga etika bermedia sosial, serta menjauhi segala bentuk perundungan atau bullying.

Pesan tersebut disampaikan saat dirinya mengunjungi Sekolah Bhakti Setya di Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (2/11/2026) pagi, dalam kegiatan bertajuk Polisi Peduli Pendidikan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Melawi untuk membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum sejak dini.

Di hadapan para siswa, Kompol Aang Permana menyoroti pesatnya perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang kini semakin mudah diakses dan dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar mengajar.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran teknologi harus disikapi secara cerdas. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu memahami pelajaran, memperluas pengetahuan dan mengembangkan kreativitas, namun tidak seharusnya digunakan untuk mencontek, menjiplak karya orang lain ataupun menghasilkan konten yang merugikan.

“Manfaatkan teknologi untuk hal-hal positif. Jadikan AI sebagai sarana pendukung untuk belajar dan mengembangkan kemampuan diri, bukan untuk melakukan kecurangan ataupun menyebarkan konten negatif,” pesannya.

Selain pemanfaatan AI, para pelajar juga diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Kompol Aang menekankan pentingnya membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi melalui internet harus diimbangi dengan sikap kritis. Pelajar jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya, karena penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian dan konten bermuatan negatif dapat menimbulkan persoalan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Prinsip Saring Before Sharing atau menyaring sebelum membagikan informasi perlu diterapkan agar media sosial menjadi ruang yang bermanfaat, bukan tempat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Melawi juga mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas di kalangan remaja. Terlebih, saat ini jajaran kepolisian tengah melaksanakan Operasi Patuh Kapuas 2026.

Ia mengimbau para siswa agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan serta tidak terlibat dalam aksi balapan liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Para pelajar juga diminta membiasakan diri menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, tidak berkendara secara ugal-ugalan serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan.

Kompol Aang menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong dan aksi balapan liar merupakan perilaku yang tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Karena itu, Polres Melawi akan melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tak kalah penting, ia mengajak seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan menghentikan segala bentuk bullying, baik berupa kekerasan fisik, ejekan, penghinaan, pengucilan maupun perundungan melalui media digital atau cyberbullying.

Menurutnya, tindakan perundungan tidak bisa dianggap sebagai bahan candaan semata. Perilaku tersebut dapat meninggalkan dampak psikologis bagi korban dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.

“Jadilah pelajar yang saling menghargai, memiliki empati dan tidak merendahkan sesama. Jika melihat atau mengalami perundungan, jangan takut untuk melapor kepada guru, guru BK maupun Bhabinkamtibmas,” imbaunya.

Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Melawi berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik, disiplin, bertanggung jawab dan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai moral.

Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat dinilai penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan perundungan, sekaligus menanamkan kesadaran hukum kepada generasi muda.

Dengan demikian, kehadiran Polri di lingkungan sekolah diharapkan tidak sekadar memberikan edukasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi muda Kabupaten Melawi yang cerdas, berkarakter dan mampu menghadapi tantangan masa depan. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250

You cannot copy content of this page