Wartamelawi.com – Persaingan cabang olahraga (cabor) Balap Sepeda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2026 semakin memanas. Memasuki hari ketiga, Rabu (4/11/2026), para atlet nomor Mountain Bike (MTB) Cross Country Olympic (XCO) menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menaklukkan lintasan Sirkuit Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak.
Persaingan berlangsung kompetitif sejak para peserta dilepas dari garis start. Kecepatan, ketahanan fisik, konsentrasi, serta keterampilan mengendalikan sepeda menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan lintasan yang harus dilalui setiap atlet.
Pada nomor MTB XCO kategori Youth, Akbar Fikri Wijaya berhasil tampil sebagai yang tercepat dan mengamankan medali emas untuk kontingen Kota Singkawang.
Posisi kedua diraih Muhammad Husein dari Kota Pontianak yang berhak membawa pulang medali perak. Sementara itu, Kurniawan Sagita dari Kabupaten Kubu Raya menempati peringkat ketiga sekaligus mempersembahkan medali perunggu bagi daerahnya.
Ketiga atlet tersebut berhasil menunjukkan performa kompetitif dengan mengerahkan kemampuan fisik dan teknik untuk mempertahankan kecepatan serta keseimbangan selama mengarungi lintasan MTB XCO.
Perlombaan tersebut turut disaksikan langsung Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, didampingi Ketua PB Porprov XIV Kalbar, Raden Hidayatullah Kusumadilaga. Keduanya hadir di arena pertandingan untuk melepas para peserta dari garis start sekaligus menyambut atlet yang berhasil menyelesaikan perlombaan di garis finis.
Kehadiran pimpinan KONI Kalbar dan PB Porprov tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perjuangan para atlet yang membawa nama daerah masing-masing dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Sebelum pertandingan dimulai, Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesian Cycling Federation (ICF) Kalbar telah melaksanakan Technical Meeting (TM) pada Selasa (3/11/2026) di Sekretariat ICF Kalbar.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Panitia Pelaksana Binsar Tampubolon, B.Sc., bersama Delegasi Teknik/Pengawas Dedet dari Bidang Perwasitan PB Porprov Kalbar dan Race Director Yanuar, S.E.
Binsar menjelaskan, seluruh persiapan pertandingan dilakukan dengan memperhatikan aspek teknis, keselamatan, dan ketentuan perlombaan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berupaya memastikan seluruh persiapan, mulai dari koordinasi teknis hingga pelaksanaan pertandingan, berjalan sesuai ketentuan. Aspek keselamatan atlet menjadi perhatian utama, tanpa mengesampingkan sportivitas dan kualitas kompetisi. Kami berharap melalui Porprov ini muncul atlet-atlet balap sepeda potensial yang dapat membawa nama baik Kalimantan Barat,” ungkap Binsar.
Technical Meeting tersebut diikuti perwakilan 11 kontingen kabupaten/kota, yakni Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Sambas, Singkawang, Sanggau, Sintang, Ketapang, Sekadau, Mempawah, Melawi, dan Kayong Utara.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta juga diingatkan untuk memenuhi ketentuan keselamatan, termasuk penggunaan helm berstandar SNI atau CE serta memastikan kondisi sepeda layak digunakan sebelum mengikuti perlombaan.
Cabang olahraga Balap Sepeda MTB XCO dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 November 2026. Selain kategori Youth, persaingan juga berlanjut pada kategori Junior yang menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mengukur kemampuan dan menunjukkan potensi terbaiknya.
MTB XCO merupakan nomor balap sepeda yang mengandalkan perpaduan kekuatan fisik, daya tahan, konsentrasi, dan keterampilan teknis. Atlet dituntut tidak hanya memiliki kecepatan, tetapi juga mampu membaca karakter lintasan serta menyusun strategi agar tetap kompetitif hingga mencapai garis finis.
Melalui kompetisi ini, Porprov XIV Kalbar 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para peraih medali, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Barat pada kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Semangat kompetisi dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet menjadi bagian penting dalam membangun prestasi olahraga Kalimantan Barat ke depan. (*/Bgs).
















