BeritaSintangTNIWarta Melawi

Perangi Narkoba hingga ke Pintu Perbatasan, Korem 121/Abw Perkuat Komitmen P4GN 2026

41
×

Perangi Narkoba hingga ke Pintu Perbatasan, Korem 121/Abw Perkuat Komitmen P4GN 2026

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com, Sintang – Komitmen memerangi narkotika terus diperkuat jajaran TNI. Korem 121/Alambhana Wanawwai (Abw) mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tahun 2026 yang digelar terpusat di Makodam XII/Tanjungpura, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang diikuti secara tatap muka dan daring oleh seluruh satuan jajaran Kodam XII/Tpr tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XII/Tpr, Kolonel Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol.

Dalam sambutan Pangdam XII/Tpr yang dibacakannya, Kolonel Arm Eko Pristiono menegaskan bahwa program P4GN bukan sekadar kegiatan sosialisasi, melainkan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia (SDM) prajurit yang unggul, profesional, disiplin, dan berintegritas, sekaligus mewujudkan lingkungan TNI yang bersih dari narkoba.

“Momen ini hendaknya dapat menciptakan SDM yang berkualitas dengan harapan bahwa wilayah Kodam XII/Tpr menjadi wilayah yang Bersih Narkoba (Bersinar), menjadi wilayah yang mandiri, tidak terpapar dari narkoba, serta menjadikan prajurit Kodam XII/Tpr yang profesional dan berintegritas,” tegas Kolonel Arm Eko Pristiono.

Ia juga mengingatkan bahwa posisi geografis wilayah teritorial Kodam XII/Tpr yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki kerawanan tersendiri terhadap ancaman penyelundupan dan peredaran gelap narkotika. Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan, pengawasan, serta sinergi yang kuat dari seluruh prajurit dan satuan jajaran.

Ancaman tersebut bukan sekadar kekhawatiran. Sepanjang tahun 2026, Satgas Pengamanan Perbatasan Wilayah Darat (Pamtas Wilrat) RI-Malaysia telah berhasil mengungkap 12 kasus narkotika dengan barang bukti berupa 128.572,04 gram sabu, 12.319,6 gram ganja, serta 6.651 butir pil ekstasi.

“Narkoba merupakan ancaman yang selalu mengintai kita, apalagi beberapa daerah kita yang berada di perbatasan RI-Malaysia sangat rawan menjadi jalan keluar masuknya narkoba,” ujarnya.

Untuk memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan prajurit, kegiatan P4GN kali ini menghadirkan narasumber dari tiga unsur internal Kodam XII/Tpr, yakni Pomdam XII/Tpr, Kesdam XII/Tpr, dan Kumdam XII/Tpr. Materi disampaikan secara komprehensif, mencakup aspek penegakan hukum, dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, serta konsekuensi hukum dan disiplin militer bagi prajurit yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Arm Eko Pristiono berharap kegiatan P4GN dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif seluruh prajurit sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam membendung masuknya narkotika, terutama melalui jalur perbatasan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada para peserta, sehingga dapat memahami betul bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba, membangun kekompakan antara prajurit dalam upaya menjaga wilayah kita dari pintu masuk peredaran narkotika, serta melakukan komunikasi intensif dengan instansi terkait dan berkomitmen dalam memberantas narkotika yang berada di wilayah Kodam XII/Tpr,” pungkasnya.

Melalui kegiatan P4GN Tahun 2026 ini, Korem 121/Abw bersama seluruh jajaran Kodam XII/Tpr menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Upaya mewujudkan prajurit yang bersih dari narkoba dan wilayah perbatasan yang aman menjadi tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. (Bgs).

Sumber : Penrem121/Abw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250