Wartamelawi.com – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, meminta seluruh jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Penguatan program tersebut dinilai penting agar keberadaan PKK semakin memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati saat menghadiri sekaligus membuka Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Melawi Tahun 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Jumat (6/11/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Raisya Sarbina Dadi, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Rio Rossandi Nurian, Wakil Ketua DPRD Melawi Matius Rindau, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.
Dalam arahannya, Dadi Sunarya menyebut TP PKK sebagai salah satu mitra penting pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan. Melalui berbagai program pemberdayaan keluarga, organisasi ini dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia menekankan, 10 Program Pokok PKK perlu diterjemahkan ke dalam kegiatan yang tepat sasaran, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan PKK tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan ataupun prestasi dalam perlombaan, tetapi harus tercermin dari perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh kader menjadikan berbagai perlombaan dan agenda organisasi sebagai bahan pembelajaran serta evaluasi. Dengan demikian, setiap kegiatan dapat mendorong peningkatan kapasitas kader sekaligus melahirkan gagasan baru untuk pengembangan program PKK.
Dukungan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa juga menjadi perhatian khusus. Bupati meminta para camat dan kepala desa tidak hanya memberikan dukungan secara administratif, tetapi turut berperan aktif dalam memastikan program PKK terlaksana dengan baik di wilayah masing-masing.
Para camat diharapkan melakukan pemantauan langsung hingga ke desa, sedangkan kepala desa diminta memberikan ruang dan dukungan kepada kader PKK agar berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Sebagai mitra pemerintah daerah, TP PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengharapkan adanya peningkatan komunikasi dan koordinasi di seluruh tingkatan kepengurusan TP PKK. Kesamaan pemahaman dalam merancang dan melaksanakan program kerja menjadi salah satu faktor penting agar kegiatan organisasi lebih terarah dan memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan Kabupaten Melawi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Ny. Raisya Sarbina Dadi, mengajak seluruh kader menjadikan peringatan HKG ke-54 sebagai momentum memperbarui semangat pengabdian dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan misi pemberdayaan keluarga.
Menurut Raisya, 10 Program Pokok PKK harus dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk membentuk keluarga yang berkualitas sekaligus menyiapkan generasi penerus yang lebih baik, bukan sekadar agenda rutin organisasi.
Ia juga menilai keberhasilan pelaksanaan program membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kerja sama lintas sektor perlu terus diperkuat sehingga setiap kegiatan dapat terlaksana secara berkesinambungan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain penguatan program PKK, Raisya turut menyoroti pentingnya keterpaduan tugas dan tanggung jawab Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga desa.
Ia meminta setiap pengurus dan kader memahami peran masing-masing serta membangun koordinasi yang baik dalam menjalankan program. Menurutnya, organisasi hanya dapat bergerak maksimal apabila seluruh pengurus menunjukkan keterlibatan dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
“Jika pengurus tidur, tidak mungkin menjalankan program. Harus ada dampak dari kerja yang dilaksanakan dan bisa dirasakan untuk kesejahteraan masyarakat. Kemudian, pahami tugas dan fungsi masing-masing. Kerja sama semua Bunda PAUD di kecamatan hingga desa harus terus diperkuat untuk menjalankan program,” tegas Raisya.
Rangkaian puncak HKG PKK ke-54 Kabupaten Melawi tahun ini juga diisi dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang perlombaan. Selain itu, dilaksanakan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan serta pelantikan tiga Ketua TP PKK Kecamatan.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi Bunda PAUD Kabupaten Melawi dan penandatanganan komitmen bersama terkait pelaksanaan wajib belajar 13 tahun yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. (Bgs).
















