BeritaBerita MelawiPemerintahWarta Melawi

Bupati Dadi Buka Musrenbang Nanga Pinoh dan Pinoh Utara, Tekankan Usulan Pembangunan Tepat Sasaran

216
×

Bupati Dadi Buka Musrenbang Nanga Pinoh dan Pinoh Utara, Tekankan Usulan Pembangunan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Nanga Pinoh dan Kecamatan Pinoh Utara, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Melawi Tahun 2027.

Musrenbang tersebut menjadi forum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan kebutuhan pembangunan di tingkat desa dan kecamatan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Melawi. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat merumuskan program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Melawi, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Melawi, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta peserta Musrenbang dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dadi Sunarya Usfa Yursa menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi merupakan tahapan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang ini menjadi ruang bagi kita untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah. Karena itu, usulan yang disampaikan harus benar-benar berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Menurutnya, perencanaan pembangunan yang baik harus disusun secara terarah, terukur, dan realistis. Setiap usulan perlu mempertimbangkan urgensi kebutuhan, manfaat yang akan dihasilkan, serta kemampuan keuangan daerah agar program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif.

Bupati juga mengingatkan bahwa hasil Musrenbang kecamatan menjadi salah satu bahan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Melawi Tahun 2027. Oleh sebab itu, usulan yang dibahas harus mengacu pada hasil kesepakatan Musrenbang desa dan disusun berdasarkan skala prioritas.

“Kita harus mampu menentukan mana kebutuhan yang paling mendesak dan mana program yang memberikan dampak lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Perencanaan harus dilakukan dengan cermat, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Musrenbang kecamatan bertujuan menghimpun, membahas, dan menyepakati usulan pembangunan yang sebelumnya telah dibicarakan di tingkat desa. Proses tersebut diharapkan menghasilkan daftar prioritas program dan kegiatan yang dapat menjadi acuan bagi perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja tahun berikutnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dalam pembahasan, menyampaikan masukan secara konstruktif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun wilayah tertentu.

“Saya berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dan memberikan masukan yang membangun. Mari kita kedepankan kepentingan masyarakat dengan mengusulkan program yang benar-benar dibutuhkan dan dapat mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Melawi,” tambahnya.

Kepada seluruh perangkat daerah, Bupati meminta agar setiap hasil pembahasan Musrenbang mendapat perhatian dan dikawal sesuai kewenangan serta mekanisme perencanaan yang berlaku. Dengan demikian, usulan yang telah menjadi prioritas dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan perencanaan tidak hanya diukur dari banyaknya usulan yang disampaikan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah menetapkan prioritas, mengoptimalkan sumber daya, serta memastikan program yang direncanakan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik, kita berharap pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya dirasakan secara luas,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Nanga Pinoh dan Pinoh Utara, Pemerintah Kabupaten Melawi berharap proses penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selaras dengan prioritas daerah, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Bupati Melawi sebagai bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Melawi Tahun 2027. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250

You cannot copy content of this page