Wartamelawi.com – Pemerintah Kabupaten Melawi menerima kunjungan para Pastor Congregatio Missionis (CM) atau Kongregasi Misi bersama sejumlah suster di Rumah Jabatan Bupati Melawi, Rabu (30/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membahas penguatan kerja sama dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan keagamaan di Kabupaten Melawi.
Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menyambut baik kedatangan para Pastor CM dan suster. Ia mengatakan komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak gereja perlu terus diperkuat, terutama dalam menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Melawi, saya dan Pak Wakil menyambut baik kehadiran para Pastor CM dan suster. Mudah-mudahan pertemuan ini dapat mempererat hubungan dan komunikasi kita,” ujar Dadi.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat, termasuk di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan. Berbagai kebutuhan tersebut dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai kemampuan keuangan dan aturan yang berlaku.
Wakil Bupati Melawi Malin, S.H., turut menyambut kedatangan rombongan. Ia mengaku memiliki kenangan khusus dengan pelayanan para pastor karena pernah menempuh pendidikan di Asrama Menyurai, Sintang.
Malin mengenang Pastor Jacques Crousset atau Pastor Kros yang pernah membimbingnya saat bersekolah. Menurutnya, pendidikan di asrama memberikan pengalaman berharga, terutama dalam membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab.
Sementara itu, Provinsial CM Pastor Stefanus Rudi Suhestijanto, CM, mengatakan kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan 50 tahun kehadiran Kongregasi Misi di Melawi dan Sintang sejak 1976.
“Pada tahun 1976 beliau yang pertama kali datang ke sini. Kemudian setelah itu kami terus bisa melayani di Melawi dan juga di Sintang,” jelas Pastor Stefanus.
Selama lima dekade, Kongregasi Misi telah terlibat dalam pelayanan pastoral, pendidikan, dan pembinaan umat. Saat ini, terdapat 12 pastor Dayak asal Melawi, Sintang, dan Sanggau serta 22 frater yang sedang menjalani pendidikan dan pembinaan.
Kongregasi Misi juga pernah berkontribusi dalam bidang pendidikan, salah satunya melalui pelayanan di SMP Katolik Bukit Raya Serawai.
Pastor Stefanus menegaskan komitmen Kongregasi Misi untuk terus melanjutkan pelayanan di Melawi dan Sintang.
“Kami tetap siap untuk melanjutkan pelayanan kami di sini,” tegasnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pemkab Melawi berharap hubungan dengan Kongregasi Misi dan seluruh unsur keagamaan terus terjalin untuk memperkuat kerukunan, pelayanan masyarakat, serta pembangunan daerah. (Bgs).
















