Wartamelawi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Melawi mengirimkan surat resmi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, meminta segera dilakukan perbaikan pada ruas jalan nasional yang menghubungkan jembatan Sungai Pinoh hingga Kantor Bupati Melawi. Surat bernomor 170/267/DPRD itu menyoroti kondisi jalan yang rusak parah, berlubang, dan telah menimbulkan banyak kecelakaan lalu lintas. Rabu (17/12/2025).

Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP, menegaskan bahwa permohonan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab DPRD terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami menerima laporan dan keluhan dari masyarakat hampir setiap minggu. Jalan utama yang menjadi nadi transportasi di Nanga Pinoh ini rusak parah, berlubang, dan sangat membahayakan pengendara. Kami tidak ingin ada korban jiwa lagi hanya karena infrastruktur yang tidak terawat,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi alasan mendesak agar perbaikan segera dilakukan.

“Arus kendaraan akan meningkat tajam menjelang libur panjang. Jalan ini adalah jalur vital yang digunakan masyarakat dari berbagai kecamatan menuju pusat kota. Jika tidak segera diperbaiki, risiko kecelakaan akan semakin besar. Kami berharap BPJN Kalbar segera turun tangan,” tegasnya.
“Arus kendaraan akan meningkat tajam menjelang libur panjang. Jalan ini adalah jalur vital yang digunakan masyarakat dari berbagai kecamatan menuju pusat kota. Jika tidak segera diperbaiki, risiko kecelakaan akan semakin besar. Kami berharap BPJN Kalbar segera turun tangan,” tegasnya.

Selain faktor keselamatan, DPRD juga menyoroti dampak ekonomi dari kerusakan jalan tersebut. “Transportasi darat adalah tulang punggung perekonomian Melawi. Jalan rusak menghambat distribusi barang, menaikkan biaya logistik, dan merugikan pelaku usaha lokal. Perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal keberlangsungan ekonomi masyarakat,” jelas Hendegi.
Dalam surat permohonan, DPRD Melawi turut melampirkan dokumentasi foto kondisi jalan sebagai bukti nyata kerusakan. Tembusan surat juga disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Barat, Bupati Melawi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Melawi, agar koordinasi lintas instansi dapat segera dilakukan.
Ketua DPRD menutup pernyataannya dengan harapan besar, “Kami percaya dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, BPJN, dan dukungan masyarakat, perbaikan jalan ini bisa segera terealisasi. Masyarakat Melawi berhak mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan layak,” pungkasnya. (Bgs).












