Wartamelawi.com – Kepolisian Resor (Polres) Melawi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 di halaman apel Polres Melawi, Senin (2/2/2026). Apel ini dihadiri unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait lainnya sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Apel dipimpin oleh Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P. selaku Inspektur Upacara, yang ditandai dengan penyematan pita sebagai simbol dimulainya Operasi Keselamatan Kapuas 2026. Operasi tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026.”
Membacakan amanat Kapolda Kalimantan Barat, Kompol Aang Permana menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kebutuhan mendasar yang harus diwujudkan melalui kepatuhan bersama di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan mendasar. Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menuntut kita melaksanakan Operasi Keselamatan sebagai langkah nyata untuk menekan risiko dan fatalitas korban,” tegas Kompol Aang.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 data kepolisian mencatat 1.378 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, 421 orang meninggal dunia, 693 orang mengalami luka berat, dan 1.357 orang menderita luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai sekitar Rp6,6 miliar.
“Angka-angka ini bukan sekadar data. Di balik setiap angka terdapat nyawa yang hilang, keluarga yang berduka, serta impian yang terputus di jalan. Kondisi ini menuntut langkah konkret dan terpadu dari kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, Polda Kalimantan Barat beserta jajaran melaksanakan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, dengan mengerahkan 765 personel di seluruh jajaran. Operasi ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dalam pelaksanaannya, operasi akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi tertib berlalu lintas. Meski demikian, tindakan tegas tetap akan diberikan terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional, humanis, dan berkeadilan, terutama terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata Kompol Aang.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Melawi juga menekankan sejumlah hal kepada seluruh personel yang terlibat, di antaranya menunjukkan komitmen dan kesiapan tugas, menjadi teladan bagi masyarakat, memperkuat sinergi antar-stakeholder, mengoptimalkan edukasi dan komunikasi publik, serta menjaga keselamatan diri dan rekan selama bertugas.
“Keberhasilan operasi ini tidak hanya ditentukan oleh hasil penindakan, tetapi juga oleh keselamatan personel dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Melawi AKP Pipit Supriatna, S.H. menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Tujuan utama Operasi Keselamatan Kapuas 2026 adalah menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif menjelang Idul Fitri, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berisiko mengakibatkan kecelakaan,” ujar AKP Pipit.
Ia menegaskan bahwa sasaran operasi difokuskan pada pelanggaran dengan tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Pelanggaran yang menjadi sasaran utama antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm standar SNI, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, kendaraan over dimensi dan over loading, penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan atau brong, serta aktivitas balap liar,” jelasnya.
Apel Gelar Pasukan ini menjadi wujud kesiapan Polres Melawi bersama seluruh unsur terkait dalam mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Melawi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026. (Bgs).













