Wartamelawi.com – Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Melawi Tahun 2025 di halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi, Kamis (18/12/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, S.Pd. selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Melawi Malin, S.H., Anggota DPRD Provinsi Kalbar Ritaudin, S.E., Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP., Wakil Ketua DPRD Melawi Matius Rindau, S.Hut., serta Anggota DPRD Melawi lainnya.
Hadir pula Waka Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., perwakilan Kodim 1205 Sintang, Forkopimda, Sekda Melawi Drs. Paulus, para Kepala OPD, perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Sintang, Ketua TP-PKK Melawi Ny. Raisya Sarbina Dadi, S.E., M.A.P., pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh pendiri dan tokoh pemekaran, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Melawi menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Melawi Tahun 2025 mengangkat tema “Bersama Kita Bisa”. Tema tersebut mengandung makna bahwa kekuatan terbesar Kabupaten Melawi terletak pada kebersamaan, gotong royong, dan semangat persatuan.
“Dengan kebersamaan, segala tantangan dapat kita hadapi. Dengan bekerja sama, berbagai cita-cita pembangunan dapat lebih cepat kita wujudkan,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghargai sejarah, mengenang jasa para pendahulu, serta meneguhkan kembali semangat membangun Kabupaten Melawi. Menurutnya, Melawi telah melalui perjalanan panjang, dan hasil pembangunan yang dirasakan hari ini merupakan buah kerja keras para pemimpin terdahulu, tokoh masyarakat, serta seluruh warga.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa tema Bersama Kita Bisa sangat relevan dengan kondisi saat ini, di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dialami pemerintah daerah, provinsi, hingga nasional. Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari pemulihan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan dan stabilitas nasional, yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan kekompakan seluruh elemen masyarakat.
Bupati juga menyinggung pengalamannya memimpin Kabupaten Melawi dalam dua periode. Pada periode pertama, pemerintahan dihadapkan dengan pandemi Covid-19, sementara pada periode kedua dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran.
“Namun berkat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif, kita mampu menyelesaikan berbagai pembangunan strategis seperti Jembatan Melawi II, Jembatan Kebarak, Jembatan Tanah Pinoh, Jembatan Langan, dan satu pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian, yaitu Jembatan Nuak di Dapil II,” jelasnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan rencana pembangunan renovasi Kantor Bupati Melawi pada tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp20 miliar, yang akan dilanjutkan dengan renovasi Kantor DPRD. Renovasi tersebut dinilai penting karena kantor pemerintahan merupakan simbol wajah Kabupaten Melawi.
Bupati juga mengumumkan bahwa Kabupaten Melawi secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tahun 2028. Ia mengajak seluruh pihak untuk mulai mempersiapkan diri sejak tahun 2026 dengan membentuk panitia kecil pada triwulan pertama.
Menutup amanatnya, Bupati Melawi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para tokoh perjuangan daerah, tokoh pemekaran, Bupati dan Wakil Bupati Melawi terdahulu, unsur legislatif, Forkopimda, aparatur pemerintahan, TNI dan Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas kontribusi dan sumbangsihnya dalam pembangunan Kabupaten Melawi. (Abd/Bgs).













