Wartamelawi.com – Pemerintah Kabupaten Melawi menyampaikan apresiasi atas lima dekade pengabdian Kongregasi Misi (CM) di Kalimantan Barat, khususnya dalam pelayanan pastoral, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pendampingan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H., saat menghadiri perayaan 50 Tahun Kongregasi Misi Berkarya di Kalimantan Barat periode 1976–2026 di Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Nanga Pinoh, Kamis (1/10/2026).
Perayaan tersebut turut dihadiri Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Uskup Keuskupan Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap., Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Valentinus Saeng, CP., Uskup Emeritus Keuskupan Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, OP., Visitor CM Provinsi Indonesia Pastor Stephanus Rusi Sulistijo, CM., serta para pastor dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Malin mengatakan perjalanan panjang Kongregasi Misi telah memberikan kontribusi yang dirasakan umat dan masyarakat, termasuk di Kabupaten Melawi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kongregasi Misi atas 50 tahun karya dan pengabdiannya di Kalimantan Barat,” ujar Malin.
Menurutnya, keberadaan para misionaris tidak hanya berkaitan dengan pelayanan keagamaan, tetapi juga turut mendukung pendidikan, pembentukan karakter, pendampingan kaum muda, serta penguatan kehidupan sosial masyarakat.
“Bagi masyarakat Melawi, perjalanan tersebut bukan sekadar sejarah sebuah kongregasi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan masyarakat kita,” katanya.
Malin berharap semangat pengabdian yang telah dibangun selama lima dekade dapat terus dilanjutkan melalui kerja sama di bidang pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pendampingan generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Melawi menyambut baik setiap bentuk kerja sama yang dapat memperkuat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pendampingan kaum muda, pelayanan sosial serta pembangunan manusia,” tuturnya.
Sementara itu, Uskup Keuskupan Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap., menyampaikan penghargaan atas ketulusan dan kesetiaan Kongregasi Misi dalam mendampingi umat. Menurutnya, karya CM, terutama di bidang pendidikan, telah membantu membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan.
“Banyak orang yang telah mendapatkan pendidikan dari CM. Masih banyak orang yang terbantu oleh CM,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Visitor CM Provinsi Indonesia, Pastor Stephanus Rusi Sulistijo, CM., memaparkan perjalanan karya Vinsensian di Indonesia melalui tema “Warisan Kasih dan Misi: Jejak Vinsensian di Tengah Masyarakat Indonesia”.
Ia menjelaskan, karya para misionaris Vinsensian di Kalimantan Barat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis hingga keterbatasan akses transportasi. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghentikan pelayanan yang dilakukan, termasuk melalui pendirian sekolah dan asrama bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Warisan pelayanan tersebut, lanjutnya, hingga kini terus diteruskan oleh para anggota CM Indonesia melalui karya pastoral, pendidikan, dan pendampingan masyarakat. Kerja sama dengan CM Italia juga tetap dikembangkan, termasuk dalam bidang pendidikan bagi para seminaris dan imam Vinsensian.
Perayaan 50 tahun karya Kongregasi Misi di Kalimantan Barat menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian sekaligus memperkuat komitmen melanjutkan nilai kasih, pendidikan, pelayanan, dan kepedulian sosial.
Pemkab Melawi berharap sinergi dengan Kongregasi Misi terus terjaga sehingga berbagai karya pelayanan dan pemberdayaan dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Melawi. (Bgs).
















