Wartamelawi.com – Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menegaskan pentingnya peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN), penguatan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Melawi saat memimpin Apel Rutin Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Senin (10/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan disiplin sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Disiplin tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga ketepatan waktu, pelaksanaan tugas, tanggung jawab serta komitmen terhadap pekerjaan.
“Disiplin merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, saya meminta seluruh ASN untuk meningkatkan kedisiplinan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Dadi.
Selain persoalan disiplin pegawai, Bupati juga memberikan perhatian serius terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi ancaman, khususnya pada musim kemarau.
Ia meminta seluruh perangkat daerah bersama unsur terkait untuk meningkatkan langkah pencegahan, pemantauan dan penanganan karhutla. Edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar aktivitas pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar.
“Karhutla harus menjadi perhatian kita bersama. Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jangan sampai kita menunggu api membesar baru bergerak melakukan penanganan,” ujarnya.
Bupati juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa hingga masyarakat.
PAD Perlu Terus Dioptimalkan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Melawi turut menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyebut realisasi PAD Kabupaten Melawi saat ini telah mencapai sekitar 60 persen.
Meski demikian, Bupati meminta seluruh perangkat daerah yang memiliki sumber-sumber pendapatan agar terus melakukan optimalisasi terhadap potensi PAD yang ada.
“Realisasi PAD kita sudah sekitar 60 persen. Ini harus terus kita optimalkan. Potensi pendapatan yang ada harus digali dan dikelola dengan baik, termasuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan PAD sangat penting dalam mendukung kemampuan fiskal daerah, terutama di tengah kondisi anggaran pemerintah yang membutuhkan pengelolaan secara efektif dan efisien.
Karena itu, perangkat daerah diminta meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus melakukan langkah-langkah yang dapat mendorong peningkatan penerimaan daerah.
ASN Diingatkan Bijak Bermedia Sosial
Tidak hanya mengenai kedisiplinan, karhutla dan PAD, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar bijak dalam menggunakan media sosial.
Ia meminta aparatur pemerintah tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk konten yang bersifat provokatif, ujaran kebencian maupun informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebagai aparatur pemerintah, kita harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” pesannya.
Bupati berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme dan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik membutuhkan komitmen bersama seluruh aparatur pemerintah.
“Yang paling penting adalah kekompakan, profesionalisme dan tanggung jawab kita dalam menjalankan tugas. Mari bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Melawi,” pungkasnya. (Bgs).
















