BeritaBerita MelawiPemerintahWarta Melawi

Ini Pesan Bupati Melawi : Jabatan Bukan Sekedar Seremonial, Ada Amanah dan Tanggung Jawab Besar

33
×

Ini Pesan Bupati Melawi : Jabatan Bukan Sekedar Seremonial, Ada Amanah dan Tanggung Jawab Besar

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, melantik Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi melalui prosesi pengucapan sumpah/janji jabatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Jumat (11/9/2026).

Prosesi pelantikan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi. Hadir di antaranya Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Kapolres Melawi, Wakil Bupati Melawi, Sekretaris Daerah, LO Dandim 1205/Sintang, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Melawi.

Dalam sambutannya, Bupati H. Dadi Sunarya menyampaikan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru. Ia mengingatkan bahwa pelantikan jabatan bukan hanya bagian dari proses administrasi pemerintahan, melainkan juga menjadi titik awal untuk memperkuat tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, pejabat yang dipercaya menduduki jabatan administrator harus mampu memahami berbagai persoalan pemerintahan, memiliki wawasan yang luas, serta mampu mendukung pimpinan dalam menerjemahkan kebijakan ke dalam program pembangunan daerah.

“Pejabat yang dilantik harus memiliki wawasan luas yang siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan setiap kebijakan yang tertuang dalam rencana pembangunan daerah, yang mana akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Melawi,” tegas Bupati H. Dadi Sunarya.

Camat Diminta Aktif Menjembatani Pemerintah dan Masyarakat

Dalam arahannya, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap tugas dan fungsi Camat. Menurutnya, Camat memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu ujung tombak pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Camat diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan pemerintah kabupaten dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan.

Karena itu, Bupati meminta para Camat menjalankan tugas dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, tanggung jawab, dan keteladanan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai penting untuk memastikan setiap persoalan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara cepat.

Para Camat juga diminta membangun komunikasi yang intensif dengan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, kelompok perempuan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Bupati menilai pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Oleh sebab itu, koordinasi dan kolaborasi antarpemerintah daerah, perangkat daerah, pemerintah desa, maupun pemangku kepentingan lainnya harus terus diperkuat.

Ia menegaskan, persoalan pembangunan tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja. Diperlukan kerja bersama agar setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan dampak serta manfaat bagi masyarakat.

Jajaran Pemerintah Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

Selain memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas pemerintahan, Bupati Melawi juga menyoroti ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang meningkat seiring kondisi kemarau panjang.

Munculnya kabut asap akibat kebakaran menjadi perhatian serius karena tidak hanya berpotensi mengganggu kualitas lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sehari-hari warga.

Bupati meminta seluruh jajaran pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan serta memastikan langkah pencegahan dan penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.

“Penanganannya tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja bersama, koordinasi yang kuat, serta tindakan cepat dan nyata dari seluruh jajaran,” ujar Bupati.

Secara khusus, para Camat diminta mengambil peran sebagai penggerak koordinasi penanganan Karhutla di wilayah masing-masing. Langkah tersebut perlu dilakukan dengan melibatkan kepala desa, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, perusahaan, kelompok masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Penguatan koordinasi di tingkat kecamatan dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar.

Menutup arahannya, Bupati Melawi berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan integritas. Amanah jabatan, menurutnya, harus diwujudkan melalui kinerja nyata, pelayanan yang responsif, serta kesungguhan dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi untuk terus memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Melawi. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250