BeritaWarta Melawi

Foto Lama Jadi Dasar Berita Rokok Ilegal, William : “Ini Menyesatkan Publik”

197
×

Foto Lama Jadi Dasar Berita Rokok Ilegal, William : “Ini Menyesatkan Publik”

Sebarkan artikel ini
Poto : Gambar Illustrasi Rokok

Wartamelawi.com – Menyikapi pemberitaan berjudul “Maraknya Peredaran Rokok Beda Pita Cukai di Melawi, Warga Pertanyakan Tindakan Aparat” yang kembali beredar di sejumlah platform media online, WL selaku pihak yang disebut dalam narasi berita tersebut menyampaikan bantahan tegas terkait penggunaan foto serta cuplikan video lama yang dikaitkan dengan dirinya.

WL menegaskan bahwa visual berupa foto dan screenshot video yang ditampilkan dalam berita tersebut bukanlah dokumentasi baru, melainkan rekaman lama yang pernah beredar di media sosial pada 8 Juli 2025 lalu dan sangat mirip dengan situasi saat itu, Ia menyayangkan tindakan media yang menggunakannya kembali tanpa proses verifikasi yang memadai.

“Saya sangat menyayangkan cara mempublikasikan berita seperti itu. Foto dan video yang digunakan adalah rekaman lama dari salah satu akun media sosial, lalu diambil screenshot-nya dan dipasang sebagai dokumentasi seakan akan situasi terbaru. Ini sangat tidak mendidik dan jelas menyesatkan publik,” tegasnya. Kamis (27/11/25).

Ia membantah pembentukan opini dari narasi yang diangkat, dirinya tidak pernah menjual rokok ERA maupun produk sejenisnya yang masuk kategori berbeda pita cukai atau ilegal. Penggunaan visual lama itu, menurutnya, telah menimbulkan persepsi keliru dan berpotensi mencoreng nama baiknya.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menjual rokok ERA atau sejenisnya. Penggunaan foto lama itu membuat saya seolah-olah terlibat dalam kegiatan yang sama sekali tidak pernah saya lakukan,” ujarnya.

WL menyampaikan bahwa dirinya menghargai upaya aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Kabupaten Melawi. Namun, ia mengingatkan bahwa pemberitaan harus disajikan secara profesional dan berimbang dengan mengedepankan fakta serta verifikasi yang akurat jangan berdasarkan asumsi.

“Saya mendukung penuh penegakan hukum terkait rokok ilegal, itu penting. Tapi jangan sampai ada pihak yang tidak tahu menahu justru diseret oleh informasi yang tidak benar. Media punya tanggung jawab moral untuk menyajikan fakta, bukan sekadar memanfaatkan foto lama demi menguatkan narasi,” tambah nya.

Melalui rilis ini, WL berharap media yang memuat pemberitaan tersebut dapat segera melakukan klarifikasi, koreksi dan mawas diri.

“Saya berharap ada koreksi terbuka dari pihak media yang menggunakan dokumentasi lama. Jangan sampai publik terus disuguhi informasi keliru yang berdampak pada nama baik orang lain,” tutupnya. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250