BeritaBerita MelawiBudparDaerahWarta Melawi

Rombongan “GEMPA” FISIP UNTAN Tiba di Nanga Pinoh, Ekspedisi Hulu Juang XXXV Segera Dimulai, Siap Lanjutkan Perjalanan ke Pedalaman Melawi

39
×

Rombongan “GEMPA” FISIP UNTAN Tiba di Nanga Pinoh, Ekspedisi Hulu Juang XXXV Segera Dimulai, Siap Lanjutkan Perjalanan ke Pedalaman Melawi

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Rombongan mahasiswa pecinta alam Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam (GEMPA) FISIP Universitas Tanjungpura (UNTAN) tiba di Kabupaten Melawi pada Minggu, 9 Agustus 2026. Rombongan tiba di Terminal Bus Sidomulyo, Nanga Pinoh, sekitar pukul 17.35 WIB untuk selanjutnya mempersiapkan perjalanan menuju lokasi pelaksanaan Ekspedisi Hulu Juang XXXV.

Kedatangan rombongan “GEMPA” tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Ekspedisi Hulu Juang XXXV, yang akan berlangsung di Dusun Tanjung Utama, Desa Madya Raya, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 Agustus 2026 dengan membawa sejumlah misi pengabdian kepada masyarakat, pendidikan, kebencanaan, konservasi lingkungan, serta dokumentasi potensi alam dan kehidupan masyarakat pedalaman.

Ketua Panitia Ekspedisi Hulu Juang Angkatan XXXV, Dedy Alfajar Saputra, mengatakan bahwa rombongan yang tiba di Nanga Pinoh terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan. Selain itu, terdapat dua anggota Tim Aju yang sebelumnya telah berada di Kabupaten Melawi untuk melakukan persiapan awal kegiatan.

“Rombongan utama yang tiba hari ini ada enam orang, terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan. Sebelumnya juga sudah ada dua orang Tim Aju yang berada di Melawi untuk melakukan persiapan,” ujar Dedy.

Dengan demikian, saat ini terdapat delapan personel yang telah berada di Kabupaten Melawi. Sementara satu anggota aktif lainnya masih berada di Pontianak dan dijadwalkan menyusul, sehingga total personel yang terlibat dalam ekspedisi tersebut nantinya berjumlah sembilan orang.

“Masih ada satu anggota aktif yang akan menyusul dari Pontianak. Jadi total keseluruhan nantinya ada sembilan orang,” jelasnya.

Setibanya di Nanga Pinoh, seluruh rombongan akan beristirahat dan menginap di kediaman Drs. Oslan Djunaidi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Melawi, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi kegiatan di Dusun Tanjung Utama, Desa Madya Raya, Kecamatan Sayan.

Dedy menambahkan, keberadaan Tim Aju yang telah lebih dahulu berada di Melawi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum rombongan utama menuju lokasi ekspedisi. Persiapan tersebut dilakukan agar pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan baik.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Selain kegiatan petualangan alam, kami membawa misi pengabdian kepada masyarakat, pendidikan, kebencanaan dan konservasi. Kami juga akan melakukan dokumentasi dalam bentuk film mengenai potensi alam dan kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman Melawi,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Ekspedisi Hulu Juang XXXV tidak hanya berfokus pada kegiatan eksplorasi alam. Para peserta juga akan melaksanakan kegiatan sosial, edukasi kebencanaan, pendidikan bagi masyarakat, serta kampanye kepedulian terhadap lingkungan dan konservasi.

Salah satu agenda utama dalam ekspedisi tersebut adalah eksplorasi kawasan Gunung Tukung sekaligus pendokumentasian potensi flora dan fauna yang terdapat di kawasan tersebut. Peserta juga akan berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk mengenal lebih dekat kehidupan, budaya, dan potensi wilayah pedalaman Melawi.

Rangkaian kegiatan juga akan dirangkaikan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta dijadwalkan melaksanakan upacara dan pengibaran Sang Saka Merah Putih di kawasan Gunung Tukung pada 17 Agustus 2026.

Kedatangan rombongan di Nanga Pinoh menandai dimulainya tahapan akhir persiapan sebelum perjalanan menuju lokasi ekspedisi. Kehadiran mahasiswa “GEMPA” FISIP UNTAN diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan petualangan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta memperkenalkan potensi alam dan budaya pedalaman Kabupaten Melawi kepada masyarakat luas. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250