BeritaDaerahKalbarPeristiwaSanggauWarta Luar DaerahWarta Melawi

Turunan Maut Penyeladi: Kronologi Bus Damri Kecelakaan dan Daftar Korban

327
×

Turunan Maut Penyeladi: Kronologi Bus Damri Kecelakaan dan Daftar Korban

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com, Sanggau – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah bus Damri terjadi di kawasan turunan Penyeladi, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 13.50 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo, mengungkapkan bahwa bus bernomor polisi KB 7710 S itu berangkat dari Kabupaten Sintang dengan tujuan Terminal Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kendaraan tersebut membawa total 31 orang, termasuk sopir dan kernet. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi telah menyadari adanya kendala pada sistem pengereman sejak awal perjalanan.

Sebagai langkah antisipasi, sopir mengemudikan bus dengan kecepatan rendah. Namun, saat melintasi lokasi kejadian yang merupakan turunan tajam dengan tikungan ke kanan, kendaraan diduga kehilangan kendali. Bus sempat bergerak ke kiri sebelum akhirnya sopir mencoba mengoreksi arah dengan membanting setir ke kanan, namun kecelakaan tidak dapat dihindari. Dugaan sementara, gangguan pada rem menjadi faktor utama penyebab insiden tersebut.

Akibat kejadian ini, satu penumpang perempuan dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, sepuluh orang mengalami luka berat dan sepuluh lainnya menderita luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan, termasuk olah tempat kejadian perkara, evakuasi korban dan kendaraan, serta pendataan identitas pengemudi dan saksi.

Sementara itu, General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan mendukung penuh proses penyelidikan agar kejadian ini dapat diungkap secara transparan. Selain itu, Damri telah mengambil langkah-langkah darurat pascakejadian dengan memprioritaskan keselamatan dan penanganan korban.

Menurut Bukhari, pihaknya juga memastikan seluruh korban memperoleh layanan medis yang maksimal, serta melakukan koordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, dan instansi terkait guna mempercepat penanganan. Tidak hanya itu, Damri turut memberikan bantuan serta pendampingan kepada korban dan keluarga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.

Lebih lanjut, Damri berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional dan sistem keselamatan transportasi. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama perusahaan. (*/Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250