Wartamelawi.com – Satuan Lalu Lintas Polres Melawi terus menggencarkan upaya pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan speed trap di sejumlah titik rawan guna menekan laju kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran dan konsentrasi pengendara di jalan.
Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, SH, menjelaskan bahwa penggunaan speed trap merupakan strategi preventif untuk menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
“Pemasangan speed trap ini bertujuan menekan kecepatan kendaraan dan meningkatkan konsentrasi pengemudi, sehingga dapat meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.Selasa (5/5/26) saat diwawancarai diruangkerjanya Satpas.
Di tengah upaya tersebut, pihak kepolisian masih menemukan tingginya angka pelanggaran yang melibatkan kalangan remaja, khususnya dalam aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong.
“Peran orang tua sangat kami harapkan. Dari hasil penindakan di lapangan, mayoritas pelanggar balap liar dan pengguna knalpot brong adalah remaja, bahkan ada yang masih di bawah umur,” ungkap AKP Pipit.
Menurutnya, pengawasan dari orang tua menjadi faktor kunci dalam mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas berisiko di jalan raya.
“Orang tua harus lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya. Mereka yang memiliki kontrol paling besar terhadap perilaku anak di luar rumah,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mendorong peran aktif sekolah dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas serta pembinaan karakter kepada para siswa.
“Kami mengimbau pihak sekolah untuk turut memberikan edukasi dan pembinaan. Ini adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, sekolah, dan kepolisian,” tambahnya.
Kasat Lantas juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas, diiringi dengan upaya edukasi berkelanjutan.
Dengan sinergi antara orang tua, sekolah, dan aparat penegak hukum, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas khususnya di kalangan generasi muda dapat meningkat dan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.













