Wartamelawi.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Minggu, 23 Agustus 2026.
Penanganan kebakaran dilakukan Koramil 1205-01/Nanga Pinoh bersama sejumlah unsur terkait mulai pukul 08.30 hingga 10.45 WIB. Dalam kejadian tersebut, ditemukan satu titik kebakaran dengan tingkat kebakaran sedang, sekitar 50–60 persen.
Lokasi kebakaran berada di Desa Tanjung Niaga dengan koordinat 0.371129°S, 111.708414°E. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Danramil 1205-01/Nanga Pinoh, Kapten Inf. H. Didik Heru Pamungkas, mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.
“Kami bersama unsur terkait melaksanakan penanganan dan pemadaman Karhutla di Desa Tanjung Niaga. Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat satu titik kebakaran dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih 2 hektare,” ujar Kapten Inf. H. Didik Heru Pamungkas.
Menurutnya, pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Koramil, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, pemerintah desa dan masyarakat setempat.
“Dalam pemadaman ini kami melibatkan anggota Koramil 1205-01/Nanga Pinoh, BPMPD Kabupaten Melawi, Damkar Bandara Nanga Pinoh, BS-PBK Nanga Pinoh, Kepala Desa Tanjung Niaga beserta perangkat desa, serta masyarakat setempat,” jelasnya.
Kapten Didik menegaskan, sinergi antarinstansi dan masyarakat sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla, terutama untuk mencegah api meluas ke lahan di sekitarnya.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi lahan yang berpotensi mudah terbakar.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mencegah Karhutla. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan bersama-sama, sehingga kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” pungkasnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam kegiatan penanggulangan Karhutla tersebut terdiri dari Koramil 1205-01/Nanga Pinoh, BPMPD Kabupaten Melawi, Damkar Bandara Nanga Pinoh, BS-PBK Nanga Pinoh, Kepala Desa Tanjung Niaga Juliansyah beserta perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Penanganan di lokasi menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengantisipasi meluasnya Karhutla di wilayah Kabupaten Melawi serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan. (Bgs).
















