Berita MelawiPemerintahTNI

Tim Satgas Karhutla TNI Kunjungi Melawi, Perkuat Sinergi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

41
×

Tim Satgas Karhutla TNI Kunjungi Melawi, Perkuat Sinergi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Dalam rangka memperkuat langkah tersebut, Tim Sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang terdiri dari sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) TNI melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Melawi, Kamis (28/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Convention Hall Kantor Bupati Melawi. Rombongan tiba di Kantor Bupati Melawi. Tim Sosialisasi Satgas Karhutla dipimpin Brigjen TNI Lukman Arif. Dalam rombongan turut hadir Kolonel CBA Sitangang, Kolonel Laut Sarjono (KH), Kolonel Laut Novaliansyah (KH), Kolonel Mar Zaenal, Kolonel Lek Andi Putra, Mayor Maskuri, Kolonel CZI Hari Darmika, Kolonel CBA Asep Sumdeno, Kolonel CBA Fajar Rahardjo, Kolonel CBA Rully, Kolonel CBA Anjas dan Kolonel INF Sulaiman.

Kunjungan tersebut turut didampingi Danyon TP 534 Malang Mayor Inf Martinus, LO Kodim 1205/Sintang Kapten Inf H. Didik Heru Pamungkas serta Dansub Detasemen Polisi Militer XII/1-3 Melawi Letda CPM Ismail.

Kehadiran rombongan disambut Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yusra, S.Pd., Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Drs. Paulus, Kepala Kesbangpol Kabupaten Melawi Drs. H. M. Yamin, Kepala Satpol PP Kabupaten Melawi Ir. John Welly, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi Arif Santoso, S.KM., M.KM., serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Melawi M. Syaiful Khair, S.Sos., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Satgas memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai langkah pencegahan serta penanggulangan Karhutla. Pembahasan juga mencakup kondisi geografis Kabupaten Melawi, karakteristik masyarakat, adat istiadat, kearifan lokal serta perkembangan sosial ekonomi dan pembangunan daerah.

Brigjen TNI Lukman Arif mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur karena persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat ditangani hanya oleh satu institusi.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan harus memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Brigjen TNI Lukman Arif.

Menurutnya, pemahaman terhadap karakteristik wilayah dan kearifan lokal masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam menyusun langkah pencegahan yang efektif.

“Kondisi geografis, adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan. Dengan memahami kondisi wilayah dan kebiasaan masyarakat, langkah-langkah yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” katanya.

Ia menegaskan, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini dan secara berkelanjutan, terutama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat serta kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan.

“Kita tidak ingin penanganan dilakukan setelah kebakaran meluas. Yang paling utama adalah bagaimana potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal. Edukasi, kesiapsiagaan dan koordinasi harus terus diperkuat,” tegasnya.

Selain agenda sosialisasi Karhutla, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Tim Satgas untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi Kabupaten Melawi secara lebih komprehensif. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kondisi geografis wilayah, karakteristik sosial masyarakat, adat istiadat dan kearifan lokal, serta perkembangan sosial ekonomi dan pembangunan daerah.

Pemahaman terhadap kondisi tersebut dinilai penting dalam mendukung penyusunan strategi pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Rangkaian kunjungan diawali dengan keberangkatan rombongan dari Hotel Amadeus menuju Kantor Bupati Melawi sekitar pukul 09.50 WIB. Rombongan tiba di Kantor Bupati Melawi pada pukul 10.14 WIB dan selanjutnya melaksanakan kegiatan sosialisasi di Convention Hall Kantor Bupati Melawi.

Rombongan bergerak menuju Koramil 1205-01/Nanga Pinoh. Setelah melaksanakan agenda di Koramil 1205-01/Nanga Pinoh. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Kunjungan Tim Sosialisasi Satgas Karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Melawi. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perangkat daerah dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mendorong pola pencegahan yang lebih efektif.

Dengan pendekatan yang mengedepankan pencegahan, edukasi masyarakat, pemahaman terhadap karakteristik wilayah dan penguatan koordinasi, potensi Karhutla diharapkan dapat diminimalkan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250