Berita MelawiDesaKecamatanPemerintahWarta Melawi

Pemkab Melawi Launching Posyandu 6 SPM, Perkuat Pelayanan Dasar hingga Tingkat Desa

382
×

Pemkab Melawi Launching Posyandu 6 SPM, Perkuat Pelayanan Dasar hingga Tingkat Desa

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Pemerintah Kabupaten Melawi terus mendorong penguatan pelayanan dasar masyarakat melalui transformasi Posyandu. Upaya tersebut ditandai dengan Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus Pengukuhan Tim Pembina (TP) Posyandu Kecamatan Pinoh Utara, yang digelar di Kecamatan Pinoh Utara, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Ketua TP Posyandu Kabupaten Melawi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Pinoh Utara bersama Forkopimcam, Kepala UPTD Puskesmas Pinoh Utara, para kepala desa se-Kecamatan Pinoh Utara, kader Posyandu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan, transformasi Posyandu menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi harus dapat dirasakan hingga ke desa dan dusun.

“Transformasi Posyandu ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Kita ingin pelayanan yang diberikan semakin mudah dijangkau, cepat, terintegrasi dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, peran Posyandu saat ini semakin luas. Jika sebelumnya Posyandu lebih dikenal sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, melalui konsep 6 SPM keberadaannya diarahkan untuk turut mendukung berbagai kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.

“Posyandu sekarang tidak hanya berbicara tentang kesehatan ibu dan anak. Perannya telah berkembang menjadi bagian dari pusat pelayanan dasar masyarakat yang mencakup berbagai sektor,” jelasnya.

Adapun enam bidang pelayanan dasar tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Dengan cakupan tersebut, Posyandu diharapkan mampu menjadi wadah pelayanan yang lebih terpadu sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bupati menilai keberadaan TP Posyandu memiliki posisi strategis dalam menggerakkan dan mengoordinasikan pelaksanaan program di lapangan. Karena itu, pengukuhan TP Posyandu Kecamatan Pinoh Utara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, PKK, kader Posyandu, serta berbagai unsur masyarakat.

“Tim Pembina Posyandu harus mampu menjadi penggerak dan membangun koordinasi yang baik. Jangan sampai Posyandu hanya aktif pada kegiatan tertentu, tetapi harus benar-benar hadir menjawab kebutuhan pelayanan dasar masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga meminta para kepala desa memberikan dukungan nyata terhadap keberlangsungan Posyandu di wilayah masing-masing. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan anggaran, sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas kader, serta pembinaan secara berkelanjutan.

“Kepala desa saya harapkan memberikan perhatian terhadap Posyandu, baik dari sisi dukungan anggaran, sarana prasarana maupun pembinaan kader. Posyandu harus kita dorong menjadi pusat pelayanan masyarakat yang aktif, inovatif dan mampu memberikan manfaat secara langsung,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Melawi, Ny. Raisya Sarbina Dadi, SE., M.AP, menyampaikan bahwa launching Posyandu 6 SPM menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Menurutnya, perubahan fungsi Posyandu harus diikuti dengan penguatan kerja sama lintas sektor. Dengan demikian, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas kehidupan keluarga.

“Peluncuran Posyandu 6 SPM ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama. Posyandu harus mampu berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dengan dukungan berbagai sektor,” ujar Raisya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus TP Posyandu Kecamatan Pinoh Utara yang telah dikukuhkan. Kepengurusan tersebut diharapkan segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan TP Posyandu tingkat desa, pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan serta unsur masyarakat lainnya.

“Selamat kepada seluruh pengurus TP Posyandu Kecamatan Pinoh Utara yang telah dikukuhkan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membangun sinergi yang kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” tuturnya.

Raisya menegaskan, keberhasilan transformasi Posyandu tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, perangkat daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat secara bersama-sama.

“Transformasi Posyandu membutuhkan kolaborasi. Semua pihak memiliki peran masing-masing dan harus bergerak bersama dengan semangat gotong royong agar program ini dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Melalui penerapan Posyandu 6 SPM, Pemerintah Kabupaten Melawi berharap keberadaan Posyandu di seluruh wilayah dapat semakin berfungsi sebagai pusat pelayanan dasar yang dekat dengan masyarakat. Selain mudah diakses, pelayanan juga diharapkan semakin responsif, terpadu dan berkualitas.

Transformasi tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Melawi, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, aman dan sejahtera. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250