Berita MelawiTNIWarta Melawi

Perkuat Garda Terdepan Hadapi Karhutla, Tim Satgas TNI Kunjungi Koramil 1205-01/Nanga Pinoh

87
×

Perkuat Garda Terdepan Hadapi Karhutla, Tim Satgas TNI Kunjungi Koramil 1205-01/Nanga Pinoh

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Tim Sosialisasi Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdiri dari sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah TNI melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sosialisasi, pencegahan, serta penanggulangan Karhutla di daerah.

Sebelum menuju Koramil 1205-01/Nanga Pinoh, rombongan terlebih dahulu melaksanakan kegiatan di Kantor Bupati Melawi. Tim tiba di Kantor Bupati Melawi.

Tim Satgas Penyuluhan Karhutla tersebut dipimpin Brigjen TNI Lukman Arif dan diperkuat sejumlah perwira TNI dari berbagai satuan, di antaranya Kolonel CBA Sitangang, Kolonel Laut Sarjono (KH), Kolonel Laut Novaliansyah (KH), Kolonel Mar Zaenal, Kolonel Lek Andi Putra, Mayor Maskuri, Kolonel CZI Hari Darmika, Kolonel CBA Asep Sumdeno, Kolonel CBA Fajar Rahardjo, Kolonel CBA Rully, Kolonel CBA Anjas, dan Kolonel Inf Sulaiman.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi Danyon TP 534 Malang Mayor Inf Martinus, LO Kodim 1205/Sintang Kapten Inf H. Didik Heru Pamungkas, serta Dansub Detasemen Polisi Militer XII/1-3 Melawi Letda CPM Ismail.

Usai melaksanakan agenda di Kantor Bupati Melawi, rombongan kemudian bergerak menuju Koramil 1205-01/Nanga Pinoh. Kunjungan ke Koramil 1205-01/Nanga Pinoh menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan tim di Kabupaten Melawi. Koramil sebagai salah satu unsur kewilayahan TNI memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, terutama melalui pemantauan wilayah serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait.

Brigjen TNI Lukman Arif menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur, mulai dari aparat kewilayahan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi, koordinasi, serta kepedulian bersama untuk menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kami mendorong jajaran kewilayahan agar terus meningkatkan pemantauan, memperkuat sosialisasi, dan mengedepankan langkah-langkah pencegahan,” ujar Brigjen TNI Lukman Arif.

Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi geografis, karakteristik masyarakat, serta kearifan lokal menjadi faktor penting dalam menentukan langkah penanganan Karhutla yang efektif.

“Kearifan lokal dan peran masyarakat harus menjadi bagian dari strategi pencegahan. Dengan komunikasi yang baik dan keterlibatan masyarakat, potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini,” tambahnya.

Danramil 1205-01/Nanga Pinoh, Kapten Inf. H. Didik Heru Pamungkas, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Melawi.

“Koramil 1205-01/Nanga Pinoh siap mendukung setiap upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kami akan terus memperkuat pemantauan wilayah, berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapten Inf. H. Didik Heru Pamungkas.

Danramil 1205-01/Nanga Pinoh, Kapten Inf. H. Didik Heru Pamungkas, juga mengatakan, “Kunjungan Tim Satgas Karhutla ke Koramil 1205-01/Nanga Pinoh diharapkan semakin memperkuat sinergi aparat kewilayahan dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kabupaten Melawi. Selain mengedepankan kesiapsiagaan, pendekatan pencegahan melalui sosialisasi, pemahaman terhadap karakteristik wilayah dan pelibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.” Ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Karhutla melakukan koordinasi dan melihat secara langsung kondisi kewilayahan yang berkaitan dengan upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Aspek geografis wilayah, karakteristik masyarakat, adat istiadat dan kearifan lokal menjadi bagian yang penting dalam strategi penanganan Karhutla.

Kunjungan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara unsur TNI dengan jajaran kewilayahan dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi di tingkat lapangan dinilai penting mengingat pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk aparat, pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain persoalan Karhutla, kunjungan Tim Satgas juga bertujuan memperoleh gambaran mengenai perkembangan Kabupaten Melawi, khususnya kondisi sosial ekonomi, pembangunan daerah serta karakteristik masyarakat setempat. Informasi mengenai kondisi wilayah tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. (Bg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250