BeritaKalbarKetahanan PanganPemerintahWarta Melawi

Diteriaki Emak-Emak Melawi, Ria Norsan Langsung Turunkan Harga Paket Sembako

541
×

Diteriaki Emak-Emak Melawi, Ria Norsan Langsung Turunkan Harga Paket Sembako

Sebarkan artikel ini
Poto : Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat saat mengadakan operasi pasar murah menjelang Ramadan di Kabupaten Melawi

Wartamelawi.com – Suasana operasi pasar murah menjelang Ramadan di Kabupaten Melawi mendadak ramai ketika ratusan ibu rumah tangga menyampaikan aspirasi langsung kepada Gubernur Ria Norsan. Mereka kompak meminta agar harga paket sembako yang semula dipatok Rp90 ribu diturunkan menjadi Rp50 ribu agar lebih terjangkau.

Aksi spontan itu terjadi saat orang nomor satu di Kalimantan Barat tersebut meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di halaman Masjid Agung Kota Nanga Pinoh, Selasa (24/2/2026). Suara warga terdengar lantang memohon keringanan harga di tengah naiknya kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Menanggapi permintaan itu, Norsan langsung mengambil keputusan di lokasi dengan menurunkan harga paket menjadi Rp50 ribu. Ia menjelaskan bahwa nilai normal paket tersebut sebenarnya sekitar Rp120 ribu, namun program ini memang dirancang sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi.

Sebelumnya, paket berisi 5 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng dijual Rp90 ribu. Dengan harga baru Rp50 ribu, subsidi pemerintah menjadi jauh lebih besar sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan biaya lebih ringan.

Sebanyak 1.000 paket disiapkan dan dibawa langsung ke lokasi untuk dibagikan kepada warga, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah. Antusiasme masyarakat terlihat jelas; meski sempat diwarnai desakan penurunan harga, kegiatan tetap berlangsung tertib dan kondusif. Setelah keputusan diumumkan, sorak gembira pun langsung terdengar dari kerumunan warga.

Salah satu warga mengaku bersyukur atas kebijakan tersebut karena harga paket jauh lebih murah dibandingkan di pasaran. Ia berharap kegiatan serupa kembali diadakan menjelang Idulfitri agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin terbantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa menilai operasi pasar murah sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan logistik keluarga selama Ramadan hingga pasca-Lebaran. Menurutnya, lonjakan kebutuhan pada periode tersebut harus diantisipasi dengan kebijakan nyata yang langsung menyentuh masyarakat.

Pemerintah provinsi menegaskan bahwa program serupa akan terus dilakukan jika diperlukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli. Operasi pasar murah dinilai menjadi salah satu instrumen efektif untuk mengendalikan inflasi sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau selama menjalankan ibadah puasa. (Spk/Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250