BeritaBerita MelawiBPBD MelawiKarhutlaPeristiwaWarta Melawi

BPBD Melawi Padamkan Karhutla Seluas 2,8 Hektare di Desa Kelakik, Libatkan 28 Personel Gabungan

224
×

BPBD Melawi Padamkan Karhutla Seluas 2,8 Hektare di Desa Kelakik, Libatkan 28 Personel Gabungan

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi bersama unsur gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Sepan Batu, Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (23/7/2026).

Operasi pemadaman yang dipimpin Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Melawi berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Kebakaran terjadi pada lahan kosong dan kawasan perkebunan dengan vegetasi berupa semak belukar serta kebun karet di atas tanah mineral.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Melawi, Rahmad Mauludin, mengatakan berdasarkan hasil pendataan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare, sementara area yang berhasil dipadamkan seluas 2,8 hektare hingga api dinyatakan padam.

“Tim gabungan berhasil melakukan pemadaman sehingga api dapat dikendalikan dan dinyatakan padam. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 4 hektare, sedangkan area yang berhasil dipadamkan mencapai 2,8 hektare,” ujar Rahmad Mauludin.

Rahmad menjelaskan, sebanyak 28 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari BPBD Kabupaten Melawi dan sejumlah instansi serta relawan yang tergabung dalam tim penanganan karhutla.

“Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur agar proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan dalam pengendalian kebakaran di lapangan,” katanya.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya satu unit mobil pikap L300, satu unit mesin pompa jinjing, tujuh rol selang berukuran 1,5 inci sepanjang 30 meter, satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter milik PDAM Tirta Melawi, serta satu unit mobil tangki air 5.000 liter milik BSPBK Melawi.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pemadaman terdiri atas BPBD Kabupaten Melawi, Satpol PP Kabupaten Melawi, Dinas Pemadam Kebakaran Melawi, Polsek Nanga Pinoh, PDAM Tirta Melawi, BSPBK Melawi, PMI Kabupaten Melawi, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman.

Rahmad mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau. Ia meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu meluasnya kebakaran dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada BPBD atau instansi terkait agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Melawi memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna meminimalkan dampak karhutla selama musim kemarau berlangsung. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250