BeritaBerita MelawiKarhutlaSosialWarta Melawi

KPA Ciwanadri Salurkan 43.571 Liter Air Bersih, 1.742 Warga Melawi Terbantu Di Tengah Kekeringan dan Karhutla

16
×

KPA Ciwanadri Salurkan 43.571 Liter Air Bersih, 1.742 Warga Melawi Terbantu Di Tengah Kekeringan dan Karhutla

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi semakin menambah beban masyarakat, terutama ketika kebutuhan air bersih harus dipenuhi di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian.

Situasi tersebut mendorong KPA Ciwanadri Melawi mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam rentang 31 Agustus hingga 8 September 2026, tercatat sebanyak 43.571 liter air bersih telah disalurkan KPA Ciwanadri Melawi ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Bantuan tersebut didistribusikan dalam dua bentuk. Sebanyak 609 galon berkapasitas 19 liter telah disalurkan dengan total volume mencapai 11.571 liter. Selain itu, terdapat delapan tangki air berkapasitas 4.000 liter dengan total 32.000 liter air bersih.

Dari delapan tangki yang didistribusikan tersebut, lima tangki merupakan dukungan dari Perumdam Tirta Melawi, sedangkan tiga tangki lainnya berasal dari pihak swasta melalui jaringan Ciwanadri.

Ketua Umum KPA Ciwanadri Melawi, Dea Kusumah Wardhana, mengatakan penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas karena kekeringan dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan dan kesehatan masyarakat.

“Kami tidak ingin anak-anak maupun orang tua mengalami gangguan kesehatan seperti diare hanya karena kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam kondisi kekeringan dan karhutla seperti sekarang, air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Karena itu, kami berupaya hadir membantu masyarakat sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Dea. Selasa (08/09/2026).

Berdasarkan perhitungan kebutuhan sekitar 25 liter air per orang, bantuan yang telah disalurkan tersebut diperkirakan telah memberikan manfaat kepada sekitar 1.742 warga.

Dea menegaskan, distribusi air bersih tersebut bukan semata-mata kegiatan sosial, tetapi merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan.

“Bantuan yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Satu tangki air mungkin terlihat kecil, namun bagi keluarga yang sedang kesulitan memperoleh air, bantuan tersebut memiliki arti yang besar,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, KPA Ciwanadri Melawi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Distribusi air bersih dilakukan dengan melibatkan unsur relawan dan organisasi kemasyarakatan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Di lapangan kami bekerja sama dengan TAGANA, Relawan Ngumbai Semongat, Relawan BNR, dan Pramuka untuk membantu proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat,” ungkap Dea.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung gerakan tersebut, baik dalam bentuk bantuan air maupun dukungan terhadap proses distribusi di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan ikut mendukung keberhasilan program air bersih ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar bantuan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Pada Selasa, 8 September 2026, KPA Ciwanadri Melawi kembali mendistribusikan air bersih kepada warga Desa Tanjung Tengang dengan volume mencapai 4.000 liter.

Kepala Desa Tanjung Tengang, Slamet, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan KPA Ciwanadri Melawi. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPA Ciwanadri Melawi atas kepeduliannya membantu masyarakat Desa Tanjung Tengang mendapatkan air bersih. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu dalam penanganan karhutla di wilayah kami,” ujar Slamet.

Bantuan serupa juga diterima masyarakat Desa Kelakik. Kepala Desa Kelakik, Maman Rahmad, menilai kehadiran bantuan air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut positif bantuan air bersih dari KPA Ciwanadri Melawi. Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam kondisi kekeringan seperti sekarang. Mudah-mudahan kepedulian seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut membantu masyarakat,” kata Maman Rahmad.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan maupun karhutla di wilayah Kabupaten Melawi.

Bagi KPA Ciwanadri Melawi, distribusi air bersih menjadi bentuk kepedulian yang diarahkan langsung pada kebutuhan paling mendasar masyarakat. Di tengah situasi kekeringan, ketersediaan air bukan hanya menyangkut kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan warga.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, Perumdam Tirta Melawi, pihak swasta, relawan dan berbagai unsur masyarakat, KPA Ciwanadri Melawi berharap bantuan air bersih dapat terus menjangkau wilayah yang membutuhkan selama kondisi kekeringan masih berlangsung. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250