Berita MelawiDesaPemerintahWarta Melawi

Pemdes Sidomulyo Salurkan BLT kepada Warga Miskin Ekstrem dan Sakit Menahun

8
×

Pemdes Sidomulyo Salurkan BLT kepada Warga Miskin Ekstrem dan Sakit Menahun

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk periode Agustus hingga Desember 2026 kepada empat orang penerima manfaat.

Penerima BLT Desa tersebut merupakan warga yang memenuhi kriteria sebagai masyarakat miskin ekstrem dan warga yang mengalami sakit menahun. Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rumah masing-masing penerima karena kondisi kesehatan penerima tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi penyaluran.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua RT bersama Kepala Dusun kepada penerima manfaat di kediaman masing-masing.

Kepala Desa Sidomulyo, M. Syukur, mengatakan bahwa penetapan penerima BLT dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan serta mempertimbangkan kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Penerima BLT Desa di Sidomulyo sebanyak empat orang. Kriterianya adalah masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem dan warga yang mengalami sakit menahun. Karena kondisi kesehatan penerima, bantuan kami serahkan langsung ke rumah masing-masing,” ujar M. Syukur.

Selain penyaluran BLT, Pemerintah Desa Sidomulyo juga melaksanakan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta penyampaian informasi mengenai SPT kepada warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Nanga Pinoh, Pendamping Lokal Desa, serta Ketua BPD beserta anggota. Kehadiran unsur kecamatan, pendamping desa dan BPD menjadi bagian dari proses pendampingan serta pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan desa. Kamis (20/08/2026).

M. Syukur menjelaskan bahwa sosialisasi Karhutla dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kesadaran dan kepedulian seluruh warga,” katanya.

Sementara itu, terkait PBB dan SPT, pemerintah desa mengajak masyarakat untuk memahami dan memenuhi kewajiban administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai PBB dan SPT. Harapan kami warga dapat memahami kewajibannya dan tertib dalam administrasi,” jelasnya.

M. Syukur berharap bantuan yang diterima oleh empat penerima manfaat tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi warga yang berada dalam kondisi miskin ekstrem maupun mengalami sakit menahun.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban penerima dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang penting. Kami dari pemerintah desa akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250