BeritaKalbarKayong UtaraReligiWarta Luar DaerahWarta Melawi

Bupati dan Wakil Bupati Melawi Hadiri Pawai Ta’aruf MTQ XXXIV Kalimantan Barat, Tampilkan Mobil Hias Bernuansa Masjid Agung Kota Juang

51
×

Bupati dan Wakil Bupati Melawi Hadiri Pawai Ta’aruf MTQ XXXIV Kalimantan Barat, Tampilkan Mobil Hias Bernuansa Masjid Agung Kota Juang

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com, Kayong Utara – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, bersama Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H., menghadiri Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Alun-Alun Kota Sukadana (Tugu Durian), Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).

Pawai Ta’aruf menjadi salah satu rangkaian pembuka MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan diikuti oleh seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota. Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., serta dihadiri para kepala daerah dan wakil kepala daerah, Ketua DPRD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa Pawai Ta’aruf bukan sekadar seremoni pembuka pelaksanaan MTQ, melainkan memiliki makna strategis dalam memperkuat persaudaraan sesama umat Islam serta mempererat hubungan antardaerah.

“Pawai Ta’aruf ini merupakan bagian dari rangkaian MTQ. Tujuannya bukan semata-mata menentukan siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita terus memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam melalui ukhuwah Islamiyah. Itulah nilai yang paling utama,” ujar Ria Norsan.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Melawi turut ambil bagian dengan menampilkan sebuah mobil hias yang mengusung konsep Masjid Agung Kota Juang Melawi sebagai ikon utama. Penampilan tersebut menjadi representasi identitas daerah sekaligus menggambarkan semangat pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menjelaskan bahwa tema yang diangkat Kabupaten Melawi dalam Pawai Ta’aruf tahun ini adalah “Al-Qur’an Menuntun Melawi Membangun”, yang mengedepankan harmoni budaya, semangat perjuangan, dan cita-cita membangun peradaban Qur’ani.

Menurut Bupati, mobil hias tersebut dirancang sebagai karya seni yang memvisualisasikan perjalanan pembangunan Kabupaten Melawi dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dan pedoman.

“Seluruh elemen pada kendaraan dirangkai menjadi satu kesatuan makna yang menggambarkan pesan-pesan Al-Qur’an secara metaforis. Di dalamnya dipadukan nilai-nilai artistik Islam, sejarah perjuangan daerah, serta semangat pembangunan yang selaras dengan konsep Pawai Ta’aruf MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” jelas Dadi Sunarya.

Ia menuturkan, setiap ornamen yang menghiasi mobil memiliki filosofi tersendiri. Replika Masjid Agung Kota Juang Melawi melambangkan pusat peradaban Qur’ani, sementara kubah berbentuk bintang menggambarkan petunjuk Ilahi bagi kehidupan masyarakat.

Empat menara yang berdiri pada mobil hias melambangkan empat pilar pembangunan Kabupaten Melawi, yakni agama, budaya, pendidikan, dan kemajuan. Pilar-pilar bangunan merepresentasikan persatuan, sedangkan ornamen geometris Islami menjadi simbol keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, perpaduan warna dan tata cahaya melambangkan kesucian serta hidayah, bunga Sibung merepresentasikan kekayaan alam dan identitas khas Melawi, sedangkan Tugu Juang Melawi yang dipadukan dengan replika Al-Qur’an menggambarkan semangat perjuangan yang senantiasa berlandaskan wahyu Allah SWT.

Tidak hanya itu, kehadiran figur tokoh adat Melayu dan Dayak pada mobil hias menjadi simbol kuatnya toleransi, persaudaraan, dan keharmonisan budaya yang telah lama terjalin di Kabupaten Melawi.

Melalui konsep tersebut, mobil hias Kabupaten Melawi tidak hanya menjadi peserta dalam Pawai Ta’aruf, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat Kalimantan Barat. Perpaduan nilai-nilai keislaman, sejarah perjuangan, budaya lokal, dan kekayaan alam Melawi diwujudkan dalam sebuah karya yang mencerminkan semangat membangun daerah menuju masyarakat yang religius, harmonis, dan berperadaban Qur’ani. (*/Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250