BeritaKarhutlaKetapangTNIWarta Melawi

Danrem 121/Abw Dampingi Kunjungan Menhut RI Pantau Penanganan Karhutla di Ketapang

46
×

Danrem 121/Abw Dampingi Kunjungan Menhut RI Pantau Penanganan Karhutla di Ketapang

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com, KETAPANG – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Ketapang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (8/9/2026), untuk melihat secara langsung kondisi wilayah yang terdampak Karhutla sekaligus meninjau langkah penanganan di lapangan.

Kedatangan Menteri Kehutanan RI bersama rombongan disambut Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ketapang di Bandara Rahadi Usman.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan Karhutla berjalan secara efektif. Selain melihat kondisi terkini di lapangan, kehadiran Menteri Kehutanan juga untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan serta memastikan dukungan personel, peralatan dan sumber daya lainnya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur karena persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.

Menurutnya, TNI terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Kehutanan, BPBD dan Kepolisian. Personel di lapangan juga terus dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

“TNI senantiasa berkoordinasi secara erat dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kehutanan, BPBD, pihak kepolisian, serta pemerintah daerah. Seluruh kekuatan yang ada telah digerakkan untuk bersama-sama menekan luasan api dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar Danrem.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni juga turun langsung meninjau lokasi Karhutla di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

Di lokasi, Menteri Kehutanan melihat kondisi areal yang terdampak kebakaran sekaligus memperoleh gambaran mengenai penanganan yang tengah dilakukan oleh personel gabungan.

Raja Juli Antoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja di lapangan dalam menghadapi Karhutla. Menurutnya, kesiapsiagaan dan kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran serta mencegah munculnya titik api baru.

Ia juga menekankan agar koordinasi yang selama ini telah terbangun tidak berhenti pada saat terjadi kebakaran. Sinergi antarlembaga perlu terus diperkuat, baik dalam tahap pemadaman maupun dalam upaya pencegahan dan pengawasan setelah kebakaran berhasil dikendalikan.

“Penanganan Karhutla adalah tanggung jawab bersama. Semangat sinergitas yang telah terjalin harus terus dijaga agar api dapat segera dipadamkan dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi,” tegas Menteri Kehutanan RI.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kabupaten Ketapang.

Dengan sinergi yang semakin kuat, penanganan diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup langkah pencegahan, pemantauan wilayah rawan serta perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Sumber : Penrem121/Abw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250

You cannot copy content of this page