ATR/BPNBeritaKantah MelawiWarta Melawi

Perkuat Tata Kelola Sawit, Kantah Melawi Laksanakan Wawancara ISPO

94
×

Perkuat Tata Kelola Sawit, Kantah Melawi Laksanakan Wawancara ISPO

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Melawi menggelar kegiatan Wawancara Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) terkait perubahan data perkebunan kelapa sawit milik PT Citra Mahkota sebagai bagian dari proses sertifikasi yang mendukung pengelolaan perkebunan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pertanahan Kabupaten Melawi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan seluruh aspek administrasi pertanahan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kamis (02/07/26).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Melawi, Bagus Ariyadi, mengatakan bahwa pelaksanaan wawancara ISPO merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, transparan, dan memiliki kepastian hukum.

“Proses wawancara ISPO ini merupakan tahapan penting untuk memastikan pengelolaan perkebunan kelapa sawit dilaksanakan sesuai prinsip-prinsip keberlanjutan, baik dari aspek legalitas pertanahan, kepatuhan terhadap regulasi, maupun tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Menurut Bagus Ariyadi, sertifikasi ISPO tidak hanya berorientasi pada peningkatan daya saing industri kelapa sawit nasional, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan kegiatan usaha memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.

“Melalui penerapan standar ISPO, kita berharap pengelolaan perkebunan kelapa sawit mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetap menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Ia juga berharap seluruh tahapan sertifikasi dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memperkuat tata kelola pertanahan dan perkebunan di Kabupaten Melawi.

Kantor Pertanahan Kabupaten Melawi berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya administrasi pertanahan yang tertib serta pengelolaan sumber daya agraria yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250