Wartamelawi.com – Semarak peringatan Hari Kartini ke-147 terasa kuat di Kabupaten Melawi. Ribuan peserta memadati kawasan Bundaran Tugu Juang II Nanga Pinoh, Sabtu pagi (25/4/2026), untuk mengikuti pawai budaya yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi dengan mengusung tema “Semangat Kartini Inspirasi Lintas Generasi.”
Sejak pukul 06.30 WIB, peserta dari berbagai kalangan telah berkumpul di titik start yang berada di depan Dekranasda. Pawai yang menempuh rute kurang lebih dua kilometer ini dimulai dan berakhir di lokasi yang sama, menghadirkan suasana meriah yang dipadati masyarakat.
Beragam tampilan menarik tersaji sepanjang kegiatan. Peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, busana profesi, hingga kostum kreatif hasil kreasi masing-masing kelompok, lengkap dengan maskot organisasi. Penampilan penuh warna tersebut sukses mencuri perhatian warga yang memadati sepanjang rute, bahkan banyak yang mengabadikan momen bersama peserta.
Kemeriahan semakin terasa dengan iringan drum band dari sejumlah sekolah yang mengawal jalannya pawai. Atraksi kreatif, yel-yel, serta koreografi yang ditampilkan peserta menambah semangat kebangsaan dalam kegiatan tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Raisya Sarbina Dadi, hadir langsung dan tampil anggun mengenakan kebaya Kartini modern. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.
“Melalui pawai ini, kami ingin memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia, termasuk yang ada di Melawi. Setiap busana adat mencerminkan identitas dan kebanggaan daerah yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, secara resmi melepas peserta pawai yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat persatuan masyarakat.
“Peringatan Hari Kartini menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan dalam memperjuangkan emansipasi perempuan. Keberagaman yang kita lihat hari ini adalah kekuatan yang harus terus kita pelihara,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat Bhinneka Tunggal Ika tercermin jelas dalam pawai tersebut, di mana perbedaan budaya justru menjadi perekat persatuan masyarakat Melawi.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Paulus, jajaran kepala OPD, Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Diperkirakan lebih dari sepuluh ribu peserta ambil bagian dalam pawai ini, terdiri dari pelajar berbagai jenjang pendidikan, tenaga pendidik, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas lokal. Selain menjadi ajang hiburan dan kreativitas, kegiatan ini juga dinilai sebagai sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, kemandirian, dan kecintaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan penghargaan berupa piala, sertifikat, serta uang pembinaan bagi para pemenang terbaik. Melalui kegiatan ini, semangat Kartini diharapkan terus hidup dan menginspirasi lintas generasi dalam mewujudkan Kabupaten Melawi yang maju, berbudaya, dan berdaya saing. (Bgs).












