BeritaBerita MelawiBPBD KalbarKarhutla

Diduga Berupaya Padamkan Api, Warga Labang Ditemukan Meninggal di Lokasi Karhutla, Motor Miliknya Turut Hangus Terbakar

9
×

Diduga Berupaya Padamkan Api, Warga Labang Ditemukan Meninggal di Lokasi Karhutla, Motor Miliknya Turut Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Gambar : Motor korban ditemukan di lokasi Karhutla

Wartamelawi.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Labang, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, berujung pada peristiwa tragis. Seorang warga ditemukan meninggal dunia di kawasan yang sebelumnya dilanda kebakaran lahan. Minggu (20/09/2026) sore.

Korban diketahui bernama Untoi (68), warga Dusun Kayu Baung, Desa Pemuar, Kecamatan Belimbing. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi kebakaran. Tidak jauh dari posisi korban, terdapat satu unit sepeda motor yang diduga miliknya dan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari pihak keluarga, korban diduga berada di lokasi untuk berupaya melakukan pemadaman terhadap api. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti kronologi kejadian maupun kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Informasi mengenai korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen atau terpapar asap juga masih merupakan informasi awal dan belum dapat dipastikan sebelum adanya pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Dr. Daniel, SP., M.M., M.Pd.K., melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Melawi, Rahmad Mauludin, mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan sekaligus menghimpun informasi terkait peristiwa tersebut.

“Kami masih menghimpun informasi dan melakukan penanganan di lapangan. Untuk kronologi lengkap kejadian serta penyebab meninggalnya korban, tentunya harus berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak yang berwenang,” ujar Rahmad Mauludin.

Rahmad menegaskan, informasi awal yang berkembang di lapangan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab maupun rangkaian kejadian yang menimpa korban.

“Kami meminta seluruh informasi terkait kejadian ini disampaikan secara hati-hati dan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi. Terutama mengenai penyebab meninggalnya korban, tentunya harus menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang,” katanya.

Menurut informasi sementara, korban ditemukan di kawasan lahan yang sebelumnya terbakar. Sementara sepeda motor yang berada tidak jauh dari lokasi korban juga ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Terkait dugaan bahwa korban berada di lokasi untuk membantu memadamkan api, pihak BPBD masih menunggu informasi lebih lengkap mengenai kronologi kejadian. Demikian pula dengan penyebab pasti korban meninggal dunia masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Rahmad mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang masih terbakar maupun lokasi yang masih mengeluarkan asap. Kondisi lahan pascakebakaran tetap memiliki potensi bahaya, termasuk munculnya kembali titik api dan paparan asap.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat. Kami mengimbau warga agar tidak mendekati kawasan yang masih memiliki potensi api maupun asap. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” jelasnya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi. Kebakaran tidak hanya berpotensi menimbulkan asap dan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi.

BPBD Kabupaten Melawi terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di kawasan yang masih terbakar atau berasap, serta segera melaporkan setiap kemunculan titik api kepada petugas.

Hingga berita ini diterbitkan, kronologi lengkap kejadian dan penyebab pasti meninggalnya Untoi (68) masih menunggu keterangan serta hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250

You cannot copy content of this page