Wartamelawi.com – Memperkuat strategi pemberantasan narkotika melalui kolaborasi lintas sektor atau Pentahelix, yang melibatkan lintas sektor guna menciptakan wilayah yang bebas dari penyalahgunaan barang haram tersebut. Strategi ini menekankan pada sinergi lima elemen utama, yakni pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media massa. Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Melawi, AKP Dhanie Sukmo Widodo, saat kegiatan Press Release Akhir Tahun 2025.
Kegiatan yang membahas kinerja kepolisian serta situasi kamtibmas dan lalu lintas di wilayah hukum Polres Melawi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P. Turut hadir Kasat Reskrim AKP Ambril, S.A.P., M.A.P., Kasat Narkoba AKP Dhanie Sukmo Widodo, dan Kasat Lantas IPTU J. E. Kusuma, S.A.P., M.H., serta insan pers dari media cetak, elektronik, dan online. Acara berlangsung di Aula Tri Brata Polres Melawi, Rabu (31/12/2025) lalu.
Dalam keterangannya, AKP Dhanie Sukmo Widodo menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
“Untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, kita harus menerapkan kolaborasi Pentahelix. Artinya, ada kerja sama dari lima elemen masyarakat, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, serta media,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polres Melawi tidak mungkin bekerja sendiri dalam memerangi narkoba.
“Tidak bisa kita menangani atau memerangi narkoba sendiri-sendiri. Kolaborasi lima elemen ini harus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dari kami kepolisian, sudah melakukan sosialisasi dan penegakan hukum,” jelasnya.
Menurutnya, pola pikir yang saling melempar tanggung jawab harus dihilangkan.
“Tidak mungkin dari pemerintah atau masyarakat mengatakan bahwa ini tugas si A atau tugas polisi saja. Tidak bisa seperti itu. Seyogianya kita tetap saling berkolaborasi dan menjalankan peran masing-masing,” tegas AKP Dhanie.
Lebih lanjut, ia menjelaskan peran konkret dari setiap elemen masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba.
“Dari masyarakat, khususnya orang tua, agar mengawasi anak-anaknya. Dari komunitas, seperti pelajar, berkomitmen untuk tidak menggunakan narkoba. Kemudian dari rekan-rekan media, dapat membantu dengan mengekspos keberhasilan-keberhasilan yang telah kita capai,” pungkasnya.
Melalui sinergi Pentahelix ini, Polres Melawi berharap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif demi menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas dari narkoba. (Bgs).













