Berita MelawiPemerintahReligiWarta Melawi

Maulid Nabi 1448 H di Melawi Dirangkai Shalat Istisqa, Bupati Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah

41
×

Maulid Nabi 1448 H di Melawi Dirangkai Shalat Istisqa, Bupati Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah

Sebarkan artikel ini

Wartamelawi.com – Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Shalat Istisqa di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Syekh Fitrah Aulia Rachman, S.H., S.Pd., M.Pd., penceramah asal Pontianak. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus menguatkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut dihadiri Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ASN dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi.

Dalam sambutannya, Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus memahami dan meneladani kemuliaan akhlak beliau.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengenang, memahami dan meneladani perjalanan hidup serta kemuliaan akhlak Rasulullah SAW,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, berbagai nilai keteladanan Rasulullah SAW harus terus dihidupkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintahan.

Menurut Bupati, keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan oleh setiap orang yang mendapatkan amanah, termasuk para ASN. Kejujuran, keadilan, tanggung jawab dan semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Bagi kita yang diberikan amanah dalam penyelenggaraan pemerintahan, keteladanan Rasulullah SAW memberikan pelajaran yang sangat penting bahwa setiap amanah harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keadilan dan semangat melayani,” tegasnya.

Secara khusus, Bupati mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap seluruh aparatur mampu bekerja secara profesional sekaligus menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.

ASN, lanjutnya, dituntut untuk bekerja dengan ikhlas, disiplin, profesional dan berintegritas. Pekerjaan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab, menurut Bupati, hendaknya dipandang sebagai bagian dari ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa dan negara.

Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Shalat Istisqa. Pelaksanaan salat meminta hujan tersebut menjadi bentuk ikhtiar dan doa bersama agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, merata dan membawa rahmat serta keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Melawi.

Bupati menyampaikan bahwa berbagai upaya secara lahiriah telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat. Namun, manusia tetap memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak istighfar, melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

“Kita berdoa semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, merata dan membawa keberkahan, menyuburkan tanah dan tanaman, mencukupi kebutuhan air masyarakat, serta memberikan manfaat bagi seluruh makhluk-Nya,” harap Bupati.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Bupati untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di tengah kondisi yang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan dan peran aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” pesannya.

Bupati berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial serta mendorong semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Melawi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan Syekh Fitrah Aulia Rachman dari Pontianak. Ia berharap pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi seluruh jamaah untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Syekh Fitrah Aulia Rachman. Dalam tausiyahnya, jamaah mendapatkan pesan-pesan keagamaan yang diharapkan dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mendorong umat untuk menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa dan negara. (Bgs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250Example 728x250